Berita  

Tahun Ajaran Baru, Ponpes An-Nur Siap Cetak Santri Yang Berbobot

Bondowoso, eNews.co.id – Dalam upaya meningkatkan pendidikan di Pondok Pesantren An-Nur yang berada di Desa Mengok Kecamatan Pujer Kabupaten Bondowoso, segenap pengurus mengadakan rapat internal tahunan sebagai evaluasi awal Tahun ajaran baru, Jum’at 2 September 2022.

Pada kesempatan itu turut hadir KH. Abdul Wahid Imam sebagai Pengasuh Ponpes An-Nur dan L.M. Ainul Fata Alkiromi, SH,M.Pd. sebagai ketua Yayasan An-Nur serta beberapa Dewan guru juga sejumlah pengurus Ponpes An-Nur.

Dalam pertemuan rutinan itu Ketua Yayasan yang akrab dipanggil Lora Romi menyampaikan beberapa perkembangan yang ada di Ponpes An-Nur diantaranya sarana dan prasarana serta penambahan bagian sosial media yang menurutnya sangat penting dalam menunjang pengembangan Ponpes tersebut, ” Alhamdulillah Ponpen An-Nur pada tahun ini sudah mulai ada peningkatan dari pengadaan air bersih dan lain sebagainya, ditambah lagi dengan adanya tim media dimana ini merupakan suatu hal yang memang sangat dibutuhkan sebagai media promosi serta publikasi dari segala kegiatan yang ada di Pesantren ini.” Paparnya.

BACA JUGA :  Pererat Silaturahmi, Danramil Pujer Hadiri Pengajian

“dan ini menurut saya sangat efektif dengan seiringnya jaman, dimana kita bersaing secara sehat untuk menunjukkan kepada masyarakat luas dengan apa yang dimiliki oleh Pesantren ini, masyarakat harus tahu bahwa An-Nur juga bisa mencetak Juarawan dan Juarawati tingkat Kecamatan ataupun Kabupaten, terlebih nantinya bisa mencetak santri yang berprestasi di Provinsi ataupun pusat,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Peduli Kaum Disabilitas, Satpolairud Polres Probolinggo Beri Bantuan Door to door

Mencetak Santri yang bermartabat tak semudah membalikkan telapak tangan, keluhan demi keluhan terlontar dengan segudang karakterisitik yang berbeda-beda dari berbagai santri, yang tentunya menguji mental dan kesabaran para pengajar.

Menanggapi keluhan tersebut KH. Abdul Wahid Imam menyampaikan bahwa semua pengurus harus bergerak dengan kemapuannya masing-masing serta harus bisa membaca karakteristik setiap santri, karena memang setiap santri mempunyai karakter beda-beda, dari itulah KH. Abdul Wahid Imam meminta kepada seluruh Jajaran Dewan Guru agar lebih peka lagi terhadap anak didik yang ada di An-Nur dengan menanamkan rasa memiliki dan tanggung jawab.

BACA JUGA :  Pastikan Pilkades Serentak Aman, Forkopimda Mojokerto Cek Kesiapan TPS

Menurut KH. Abdul Wahid Imam hal ini perlu dilakukan untuk menjaga kualitas dari Pesantren An-Nur itu sendiri, sebagai bukti kepada masyarakat bahwa An-Nur merupakan salah satu Pesantren yang ada di Bondowoso khususnya yang ada di Desa mengok juga mempunyai tenaga pendidik yang profesional. (Red)