Hari Spesial, Pegawai RSUD dr. Iskak Layani Pengunjung dan Pasien Dengan Kenakan Pakaian Adat

TULUNGAGUNG, eNews.co.id – Semarak suasana perayaan HUT ke-105 RSUD dr. Iskak tidak hanya terasa saat Apel Nusantara digelar di halaman rumah sakit, namun juga di hampir seluruh ruangan. Terutama di unit-unit pelayanan yang beriteraksi dengan pengunjung.

Jika biasanya para karyawan dan petugas layanan mengenakan setelan seragam maupun baju batik, kali ini mereka mengenakan pakaian adat Nusantara. Jumat, (11/11/2022).

Ragam baju adat dari berbagai daerah dan suku pun tampak mewarnai setiap sudut rumah sakit. Mulai adat Jawa lengkap dengan blangkon dan sanggul, hingga pakaian bernuansa ada suku Dayak lengkap dengan tombak dan perisai khasnya.Bahkan beberapa karyawan berdandan tokoh pewayangan seperti anoman, maupun prajurit kerajaan.

BACA JUGA :  Ciptakan Situasi Kamtibmas, Babinsa Koramil 0822/01 Lakukan Pengamanan di Masjid

Menurut penjelasan Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung dr. Supriyanto Dharmoredjo, Sp.B M.Kes, penggunaan pakaian adat Nusantara pada puncak perayaan hari jadi rumah sakit daerah yang dia pimpin berlaku khusus dalam sehari. Ia mengibaratkan RSUD dr. Iskak sebagai miniatur dari Bangsa Indonesia yang memiliki banyak suku, adat dan budaya.

BACA JUGA :  Peringati Hari Toilet Se Dunia, Dinas Perkim Tulungagung Luncurkan Protal dan Gelar Talkshow

“Pengenaan pakaian adat ini sebagai pengingat bagi seluruh civitas hospitalia, bahwa RSUD dr. Iskak ibarat sebuah miniatur Indonesia. Artinya, dengan keanekaragaman bidang pelayanan, dan latar belakang karyawan tidak mengurangi RSUD dr. Iskak dalam memberikan layanan kesehatan yang optimal,” ujarnya.

BACA JUGA :  Tanggapi Keluhan Masyarakat, Polres Tulungagung Akan Kembali Terapkan Tilang Manual

“Artinya meskipun kami ini terdiri dari berbagai struktural, bidang, dan juga kemampuan, namun tujuan kami sama, yaitu untuk memberikan layanan kesehatan yang optimal untuk masyarakat,” jelasnya.

Usai mengikuti upacara dan rangkaian puncak peringatan hari jadi, para nakes dan karyawan pun kembali pada tugas nya masing-masing. Mereka melanjutkan rutinitas tugas dengan tetap mengenakan pakaian adat, nuansa unik yang lekat dengan kebhinekaan tergambar di dalamnya.