Pimpin Inspeksi Pasar Jelang Ramadhan, Bupati Tulungagung : Masih Dalam Ambang Batas Kewajaran

banner 468x60

TULUNGAGUNG, eNews.co.id – Guna menjaga stabilitas harga dan mengecek ketersediaan bahan kebutuhan pokok khususnya menjelang bulan suci Ramadhan 1444 H, Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM melakukan Inspeksi Pasar di pasar tradisional Ngemplak, Kecamatan Tulungagung dan Pasar Kliwon, Kecamatan Kauman, Tulungagung.

Pemkab Tulungagung bersama Forkopimda lakukan operasi pasar sebagai upaya untuk menangani masalah inflasi yang salah satunya dengan melihat kondisi pasar.

Mengingat keperluan masyarakat terhadap bahan pangan seperti beras, sayuran, daging, ayam, telur, cabai, bawang merah, bawang putih dan minyak goreng, serta keperluan pendukung lainnya pada setiap tahunnya menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri selalu meningkat. Dari pantauan dilokasi, harga kebutuhan pangan di Pasar tradisional Ngemplak relatif stabil.

BACA JUGA :  Pesan Kajari Tulungagung Saat Jadi Khatib Sholat Jumat di Masjid Al-Fattah

Hal ini disampaikan Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, usai melakukan inspeksi bersama Tim Pangan Kabupaten Tulungagung, di Pasar Ngemplak. Senin (20/03/2023) pagi.

“Kita harus peka ya, karena saat ini kita berupaya menekan masalah inflasi yang diharapkan semua daerah untuk berkolaborasi, berintegritas, antar institusi untuk menangani masalah inflasi, salah satunya dengan melihat kondisi pasar,” ucap Bupati.

BACA JUGA :  Pisah Sambut Kapolres Tulungagung Berlangsung Hangat dan Penuh Keakraban

“Untuk dilihat dari sembako itu mana yang dominan naik, apakah itu cabe, apakah bawang merah, bawang putih, beras yang utama, maupun minyak goreng. Lha,, ini yang harus dilihat dan diwaspadai di lapangan,” sambungnya.

Dari hasil inspeksi pasar dan perkembangan di lapangan, menurut Bupati Maryoto, tidak ada peningkatan harga yang signifikan meskipun akan memasuki bulan Ramadhan.

BACA JUGA :  Kapolres Tulungagung Hadiri Launching Sentra Gakkumdu Tulungagung Dalam Rangka Persiapan Pemilu 2024

Bupati menyebut, menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri, biasanya kebutuhan masyarakat meningkat untuk persiapan megengan, selamatan, dan lain sebagainya, dan biasanya terjadi suatu lonjakan harga yang luar biasa.

Namun demikian setelah dilakukan inspeksi pasar, tidak ditemukan lonjakan harga kebutuhan pangan yang meningkat secara signifikan kecuali minyak goreng, harganya melebihi HET (Harga Eceran Tertinggi).