Sidak Grosir, Dinkes Tulungagung Temukan Sejumlah Produk Tidak Tercantum Mutu Keamanan

banner 468x60

TULUNGAGUNG, eNews.co.id – Setelah sebelumnya melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke pedagang takjil di beberapa lokasi di wilayah Tulungagung. Hari ini Senin, 27 Maret 2023 Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung melakukan kegiatan sidak pangan ke toko retail, grosir, dan swalayan modern yang berada di kota Tulungagung.

“Kali ini kami melakukan sidak ke beberapa tempat retail, grosir, maupun swalayan modern guna memastikan keamanan produk pangan yang beredar di pasaran,” kata Kepala Dinkes Tulungagung, melalui Kasi Farmasi dan Perbekalan Medis, Masduki, saat di wawancarai awakmedia disela kegiatan. Senin, (27/03).

“Dari dua tempat yang kita datangi, di grosir itu kita temukan ada produk yang tidak ada jaminan mutu keamanannya, berupa nomor ijin edar, kemasan label yang tidak lengkap, dan program pengendaliannya kurang diperhatikan, bahkan ada produk yang dimakan tikus,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Razia di GOR Lembupeteng Tulungagung, Polisi Amankan Puluhan Sepeda Motor BerKnalpot Brong

Masduki menuturkan, inspeksi ini sebagai upaya melindungi kesehatan masyarakat, pihaknya terus mengawal produk-produk pangan, baik yang diproduksi untuk dikonsumsi langsung maupun produk pangan yang dijual dalam bentuk kemasan.

BACA JUGA :  Polres Tulungagung Bagikan Bansos ke Warga Tidak Mampu di Desa Plandaan Kedungwaru

“Ini sebagai bentuk upaya kita dalam melindungi kesehatan masyarakat, dimana tikus sendiri mulai bulunya, liurnya, kencingnya, itu semua berpenyakit, antafirus, laktofirosis, sanmonela,” tuturnya. 

“Makanya disetiap distribusi harus melakukan pengendalian agar terhindar dari tikus. Ini secara otomatis kita tindaklanjuti sanki administratifnya,” ujar Kasi Farmasi dan Perbekalan Medis Dinkes Tulungagung.

Menurut Masduki, baru tahun ini ditemukan produk pangan yang dimakan tikus. Ia menegaskan pihaknya memberikan tenggat waktu satu minggu kepada distributor untuk dilakukan pembenahan dan pembersihan produk-produk pangan yang tidak memenuhi syarat agar diturunkan dan diretur ke pabrik.

BACA JUGA :  Tekan Kecelakaan di Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu, Polsek Ngunut Pasang Banner Himbauan

“Lokasi adanya tikus baru tahun ini, di tahun-tahun sebelumnya tidak ada. Dia (pihak distributor) sudah beli pengendali tapi kurang. Mungkin karena banyaknya produk di gudang penyimpanan,” ucapnya.

“Kita maunya benar-benar dilakukan pembenahan seperti satu minggu kemarin, dikasih sonar, dilakukan pembersihan-pembersihan produk-produk yang tidak memenuhi syarat untuk diturunkan dan di retur ke pabrik,” sambungnya.