Ratusan Sepeda Motor Diamankan Polisi Dari Jalur JLS Tulungagung, Diduga Untuk Balap Liar

banner 468x60

TULUNGAGUNG, eNews.co.id – Patroli pemeliharaan Kamtibmas dalam rangka menjaga kondusifitas Kabupaten Tulungagung utamanya pada Bulan Ramadhan terus di optimalkan oleh Polres Tulungagung.

Patroli gabungan yang dilakukan oleh anggota Satlantas dan Sat Samapta, Polres Tulungagung Polda Jatim itu menyasar lokasi balap liar di Jalur JLS tepatnya di Jalur Popoh – Brumbun Kabupaten Tulungagung

Kepala Kepolisian Resor Tulungagung AKBP Eko Hartanto, SIK, MH melalui Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Rahandy Gusti Pradana SIK, MM membenarkan bahwa telah dilakukan penindakan pelanggaran terhadap lokasi Balap Liar yang ada di JLS tepatnya di Jalur Popoh Brumbun.

BACA JUGA :  Resmikan MPP di Tulungagung, Menpan RB : Ciptakan Sistem Pelayanan Publik Yang Lebih Baik

Kegiatan penertiban dan penindakan pelanggaran lalulintas di lokasi balap liar di laksanakan pada hari Minggu, (02/04/2023) pukul 13.30 WIB hingga pukul 01.00 WIB.

BACA JUGA :  Anggota Polres Tulungagung Ikuti Pembinaan Etika Profesi Polri Oleh Bidpropam Polda Jatim

Dari Hasil kegiatan penindakan, petugas setidaknya berhasil mengamankan 208 unit kendaraan bermotor roda dua dan 2 Unit Mobil yang selanjutnya di bawa ke Polres Tulungagung.

“Kami amankan untuk dilakukan penindakan dan pembinaan karena kegiatan mereka ini tentunya menimbulkan ketidaknyamanan dan membahayakan masyarakat sekitar serta pengguna jalan lain,” Kata Kasat Lantas AKP Rahandy. Senin (03/04).

Masih Menurut Kasatlantas, mengatakan sedikitnya ada 309 pelanggaran dengan rincian STNK 97 buah, SIM 2 buah, 208 unit motor dan 2 Unit Mobil dan pengendaranya yang saat itu diamankan oleh petugas gabungan Polres Tulungagung.

BACA JUGA :  BAPPEDA Kabupaten Tulungagung Gelar MUSPADI, Wujudkan Pembangunan Inklusif Berkeadilan dan Layak Anak     

“Kami panggilkan juga orang tua, ataupun keluarga nya lalu kami minta untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi kembali perbuatan nya,” kata AKP Rahandy.