Gadaikan Mobil Rental, Pria Asal Kepatihan Ditangkap Polisi

banner 468x60

TULUNGAGUNG, eNews.co.id – Seorang pria berinisial GN (49) alamat rumah Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/ Kabupaten Tulungagung dan tinggal di rumah kos Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung diamankan oleh anggota Reskrim Polsek Tulungagung Kota.

Pasalnya, GN diduga kuat terlibat tindak pidana penipuan dan penggelapan sebuah mobil yang disewanya. Pelaku berhasil diamankan pada hari Senin tanggal 5 Juni 2023 sekira pukul 21.30 Wib di rumahnya Kelurahan Kepatihan Tulungagung.

Kapolsek Tulungagung Kota Polres Tulungagung KOMPOL Ernawan SH melalui Kasihumas IPTU Moh Anshori SH membenarkan atas penangkapan tersebut.

BACA JUGA :  Polres Jember Berhasil Amankan Terduga Pembunuhan Siswi di Kencong

“Pelaku berhasil diamankan pada hari Senin tanggal 5 Juni 2023 sekira pukul 21.30 WIB di rumahnya Kelurahan Kepatihan Tulungagung,” ucap Anshori. Jumat (9/6/2023).

Adapun korban berinisial MS (53) pria alamat Jl. Letjen. Suprapto, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan/ Kabupaten Tulungagung.

BACA JUGA :  Nyambi Jadi Pengedar, Satresnarkoba Polres Tulungagung Tangkap Kuli Bangunan dan Amankan Sabu serta 17 Ribu Lebih Pil Dobel L

Menurut Kasihumas, awalnya pada hari Sabtu tanggal 20 Mei 2023 sekira pukul 13.00 Wib korban MS datang ke Polsek Tulungagung Kota melaporkan telah menjadi korban penipuan dan penggelapan sebuah mobil Toyota Avanza No Pol AG 1842 SQ yang dilakukan tersangka GN warga Jl MT Haryono Tulungagung.

“Dimana sebelumnya pelaku GN datang ke rumah korban MS dengan maksud untuk menyewa mobil Toyota Avansa AG 1842 SQ dengan harga sewa / harinya Rp 300.000,- dengan tidak ada batas waktu, namun lama kelamaan uang sewa tidak dibayarkan oleh pelaku GN,” tutur Anshori.

BACA JUGA :  Warga Kecamatan Kalidawir Sampaikan Keluhan Jalan Rusak Saat Jumat Curhat Bersama Kapolres Tulungagung

Atas dasar laporan dari Korban MS selanjutnya anggota Reskrim Polsek Tulungagung kota terus berupaya untuk melakukan penyelidikan terhadap keberadaan tersangka maupun barang buktinya.