Gelar Sosialisasi, Satpol PP Tulungagung Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal

banner 468x60

TULUNGAGUNG, eNews.co.id – Guna memberikan pemahaman mengenai ciri-ciri rokok ilegal dan dalam upaya memberantas peredaran rokok ilegal di masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tulungagung menggelar Sosialisasi Penegakan Hukum Peredaran Rokok Ilegal atau Gempur Rokok Ilegal.

Kegiatan tersebut dilakukan di beberapa wilayah yakni di Nangkula Park, Desa Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu dan di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung Kota.

Kepala Satpol PP Tulungagung melalui Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Bidang Penegakan Perda Satpol PP Tulungagung, Muhamad Ernu Erwanto menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi yang digelar di Nangkula Park pada hari Rabu tanggal 31 Mei 2023 lalu, pihaknya menghadirkan Bea Cukai, Disnakertran Tulungagung, Disperindag Tulungagung sebagai narasumber.

BACA JUGA :  Cabuli Anak Dibawah Umur, Pemuda Asal Trenggalek Ditangkap Satreskrim Polres Tulungagung

Adapun untuk pesertanya terdiri dari linmas, perangkat desa, para pengusaha rokok industri, para pemilik toko pracangan / penjual rokok dan masyarakat.

“Dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi itu, para narasumber menjelaskan peredaran rokok legal dan ilegal itu seperti apa dan juga menyampaikan terkait ketenagakerjaan,” kata Ernu Erwanto saat ditemui awak media eNews.co.id di ruang kerjanya, Selasa (13/6/2023).

BACA JUGA :  Jalin Silaturahmi dan Sinergitas 3 Pilar, Kapolsek Karangrejo Blusukan ke Wilayah kerja

Ernu Erwanto menambahkan, sedangkan kegiatan sosialiasi gempur rokok ilegal di wilayah Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung Kota pada hari Minggu, 11 Juni 2023 lalu, Satpol PP Tulungagung dengan menggandeng group Seni Budaya Jaranan.

“Pada sosialisasi disitu, kami memberikan pemahaman dan edukasi terkait rokok ilegal, karena apa dari masyarakat itu sendiri banyak yang masih awam terkait rokok ilegal. Kami berharap dari masyarakat tahu betul apa itu rokok ilegal, jadinya nanti bisa mempertimbangkan apakah saya sentuh rokok ilegal itu atau tidak, kan seperti itu,” ucap Ernu Erwanto.

BACA JUGA :  Cabuli Gadis Dibawah Umur, Pemuda Asal Blitar Ditangkap Satreskrim Polres Tulungagung

Disampaikannya, pada sosialisasi tersebut pihaknya memberikan edukasi dan pemahaman terkait jenis-jenis rokok ilegal yang beredar di masyarakat yang belum memenuhi persyaratan barang kena cukai, artinya belum membayar cukai sebagai tanda bahwasannya rokok tersebut sudah membayar cukai.