BANGKITKAN OTOMOTIF SEGMEN RACING DI BONDOWOSO

banner 468x60

Bondowoso, ENEWS.CO.ID – Hampir dua dekade, kota Bondowoso hampir terlelap dari jagad road race !

Setelah kiprah Robert juragan Honda Adiputra Racing Team, aktif mengibarkan nama Bondowoso, hingga di skala nasional.

Kalaupun ada, Bondowoso hanya sekedar menjadi singgahan, tuan rumah perhelatan road race.

Kabar hangatnya, dalam waktu dekat, terhitung sejak berita ini diturunkan, Bondowoso kembali bangkit di jagad otomotif segmen road race.

Setelah diinisiasi oleh sosok dermawan Hendra Widodo, penggila otomotif Bondowoso, yang prihatin dan sedikit panas, ketika kota setingkat Kabupaten sebelah, berlomba mencetak atlit cabor balap motor.

Sementara, Bondowoso hampir tak ada progress nyata di otomotif !

Padahal ketika ditinjau dari geografis dan prasarana, sangat memungkinkan untuk mengakomodirnya.

Paling ironis, perkembangan otomotif saat ini terbilang pesat, maka cukup rasional, ketika menyambut dan menggairahkan, di berbagai aktifitas.

“Sebab, dalam jangka pendek maupun jangka panjang, ketika jeli mengeksplorenya, bisa dikonversi dalam sebuah bisnis industri kreatif otomotif, “tegas Kepala Desa (Klebun Balap) Koncer Kidul Tenggarang Bondowoso. Minggu (17/9/2023) bertempat di Probolinggo Jawa Timur.

BACA JUGA :  Inauguration Ijen Unesco Global Geopark,  Sebagai Kado Akhir Masa Jabatan Pemerintahan "SABAR"

Latar itu, kata Hendra. Begitu public Bondowoso akrab menyapanya, melalui segmen racing kompetisi, terobsesi menghidupkan regenerasi di Bondowoso.

Apalagi, saat ini dua buah hatinya, yaitu Dio dan Randi, juga penghobi otomotif segmen racing kompetisi.

Untuk saat ini, Dio intens melalui penjenjangan karier balap di kelas Mini GP, sedang Randi bertempur di kelas Bebek 4 Tak Pemula 20 Tahun, identik dengan nomor lambung #22.

Dengan membawa nama “Klebun Balap Onix Maharani Racing Team Bondowoso.

Hendra menyusun skenario matang, melalui formasi dan strategi, yang terbilang fantastis.

“Jadi, selain Dio dan Randi, juga ada beberapa rider potensial di Jatim, dipinang mengibarkan “Klebun Balap Onix Maharani Racing Team, Bondowoso,” terangnya.

Seperti nama rider Radika di Mini GP, Al Baihaki berlaga di Mini GP dan ECU Standar, sementara Rafif Sadya memperkuat di kelas ECU Standar.

Sedang, nama rider M. Fakih terjun di kelas Bebek 4 Tak Mix Rider, merangkap instruktur.

Juga ada nama rider Lamongan Fery S Mumu di kelas bebek 2 Tak dan Bebek 4 Tak Open, yang kebetulan mendapat pasangan istri warga Bondowoso.

BACA JUGA :  Danyonif Raider 514/SY Pimpin Acara Korps Raport Kenaikan Pangkat

Konteks formasi beraroma asimilasi rider novice, junior dan expert ini, Hendra secara tak langsung ingin, menciptakan mode pelatihan sparing dan penetrasi antar rider.

Artinya, masing-masing rider saling belajar dan menguatkan skill, dari rider expert.

Menurut saya, kalau saya monitor sepanjang 15 tahun, mode pelatihan ini lebih mengena.

“Sebab, secara fase mengalir alami, merasa bangga dan kuat menumbuhkan loyalitas, terhadap Racing Team.

Sekaligus, guna mereduksi karakter rider kutu loncat, “yakin Hendra yang mendaulat Haki Salma sebagai Kepala Divisi Teknik.

Pemaparan Hendra ini, kuat mengisyaratkan bahwa “Klebun Balap Onix Maharani Racing Team, Bondowoso”, akan tampil sebagai Mega Team,” paparnya.

Dan memang selaras, sesuai rencana matangnya, dalam memperjuangkan pembangunan sirkuit road race permanen.

Untuk saat ini, lokasi sudah tersedia, dengan kapasitas 2 hektar, keinginan saya layout sirkuit road race, bagaimana caranya bisa berdampingan dengan drag bike.

Dalam waktu dekat, akan saya komunikasikan dengan Bambang Haribowo, Ketua Pengprov IMI Jatim, terkait saran, himbauan dan petunjuknya.

BACA JUGA :  Usai Takziah Kerumah Duka Atlet Petinju Bondowoso, Gubernur Jatim Tinjau Pasar Murah Dipendopo Bupati

“Selain, kembali menjadi magnet dan menghidupkan otomotif segmen racing kompetisi di Bondowoso.

Harapan saya para domestik yaitu Official Racing Team, intensitasnya makin tinggi datang ke Bondowoso, “urai Hendra.

Masih ada lagi udang dibalik batu-nya, seperti kata pujangga !

Dibaliknya, Bondowoso, tepatnya Desa Koncer Kidul, juga akan mengenalkan hasil tambang terbaru, dengan nilai seni yang tinggi, yaitu “Batu Onix”.

Dari hasil kreatifitas masyarakat pribumi, telah banyak hasil kreasi dari Batu Onix, seperti aksen furniture, patung dan merchand.

Atas berkah dan hidayah dari yang maha kuasa ini, saya pribadi atas nama Kepala Desa Koncer Kidul juga Owner Racing Team, mohon doa restu kepada semua masyarakat racing di Indonesia, untuk mendukung sepenuhnya program “Otomotif Bondowoso Bangkit.

“Besar harapan saya, Bondowoso bagian dari wilayah Tapal Kuda di Jatim, kembali berpartisipasi mencetak regenerasi petarung potensial, sekaligus alternatif destinasi wisata dan buah tangan para domestik,” pungkasnya. (Yus)