TNI  

Kasdim 0822 Hadiri Rapat Paripurna Persetujuan Penetapan Raperda APBD Kab. Bondowoso

Kodim 0822
banner 468x60

Bondowoso, eNews.co.id – menghadiri Rapat Paripurna tentang RAPERDA dan APBD Kabupaten Bondowoso tahun 2024, Dandim 0822/Bondowoso Letkol Arm Suhendra Chipta, M.Tr. Hanla, yang diwakili Kasdim 0822 Mayor Inf Tanuri menghadiri kegiatan Rapat Paripurna DPRD  kabupaten Bondowoso.

Kegiatan tersebut Bertempat di Ruang Rapat Graha Paripurna DPRD Bondowoso Jl KHR. As’ad Syamsul Arifin No 100 Kec. Tenggarang Bondowoso, di hadiri kurang lebih 50 Orang dengan penyelenggara dan penanggung jawab Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso. 

Turut hadir Pj. Bupati Bondowoso Drs.H Bambang Soekwanto, MM., Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir, Dandim 0822/Bondowoso Letkol Arm Suhendra Chipta M.Tr., Hanla., Kapolres Bondowoso diwakili Kabaglog Polres Bondowoso Kompol Robby S.H, Wakil Ketua DPRD Sinung Sudrajad S. Sos, Wakil Ketua DPRD Drs.Buchori Mun’im, Pj.Sekda Bondowoso Haeriyah Yuliati S. Sos M.M, Kejaksaan Negeri Bondowoso Syamsu Yoni Suprapto SH, serta jajaran Kepala OPD. 

BACA JUGA :  Dandim 0822 Bondowoso Ikut Jalan-Jalan Sehat Dalam Rangka HUT Ke-73 Satpol PP

Sidang Paripurna ini juga Terkait hasil pembahasan Dana Cukai pada Dinas Kesehatan agar diprioritaskan untuk menunjang pelayanan kesehatan di Puskesmas–Puskesmas. Karena yang terjadi banyak rujukan ke rumah sakit swasta sehingga dana bagi hasil dari BPJS tidak masuk ke Kas Daerah.

BACA JUGA :  Jelang HUT TNI Ke-78, Prajurit Kodim 0822 Bondowoso Gelar Ziarah Nasional

Dana Cukai yang diberikan pada RSU Dr. Koesnadi agar ditinjau ulang karena RSU bentuk BLU, Dana Cukai pada Dinas Sosial yang selama ini diberikan dalam bentuk BLT agar diupayakan dapat diberikan dalam bentuk jaminan kesehatan bagi petani tembakau.

BACA JUGA :  Komando Distrik Militer Dandim 0822/Bondowoso Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke- 95

Perlu dilakukan review terhadap alokasi anggaran infrastruktur pada anggaran APBD TA. 2024, karena masih banyak problem jalan rusak yang belum tertangani di tahun 2023.

Terkait Rumah Sakit Paru yang berlokasi di Pancoran yang selama ini tidak difungsikan, lebih baik dimanfaatkan sebagai rumah singgah atau sejenisnya. Sedangkan untuk penanganan
penyakit paru dibangun di dekat RSUD dr. Koesnadi.

Penulis : Ekojhalu