Bupati Bondowoso Resmikan Bumdes Bersama “Tenggarang Mandiri LKD”

banner 468x60

Bondowoso, ENEWS.CO.ID – Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin mengukuhkan Bumdes Bersama, berlangsung di Kantor Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso, Rabu ( 20/9/2023).

Dalam sambutannya Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin menjelaskan, peresmian tersebut bertujuan untuk meningkatkan perekonomian termasuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

“Ini betul-betul punya peran penting dan terasa manfaatnya kepada masyarakat bisa menumbuhkan ekonomi perekonomian bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Pihaknya juga berharap dengan di resmikannya Bumdes Bersama tersebut bisa menjadi percontohan sebagai bumdes terhadap daerah-daerah yang lain.

“Terima kasih atas terbentuknya Bundes ini mudah-mudahan ini bisa membawa peningkatan perekonomian khususnya di Kecamatan Tenggarang,” ujarnya.

Dengan berdirinya Bumdesma tersebut bisa di kerjakan oleh masyarakat dan menjadi tempat untuk meningkatkan perekonomian program lokal di masyarakat Kecamatan Tenggarang Kepada Desa.

BACA JUGA :  Kepala Dinas Sosial P3AKB Bondowoso Sambut The Winner Putri Pemberdayaan Perempuan Indonesia 2023 

“Kalau ini dipelihara dijaga ditingkatkan perannya jauh lebih luas lagi bisa menjadi tempat untuk peningkatan perekonomian masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tukasnya.

Selain itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Ahmad mengatakan bahwa ada kewajiban PNPM Mandiri itu untuk bertransformasi menjadi bumdesma dan sesuai dengan data yang kami miliki.

“Di Kabupaten Bondowoso ini dari sekian banyak yang ada itu yang sudah transformasi sebanyak 18 menjadi puskesma selebihnya sebanyak 4 masih dalam proses untuk melakukan transformasi,” terangnya.

Harapannya dengan transformasi SBMPTN menjadi bumdesma sesuai dengan harapan Pak Bupati tadi disampaikan dalam sambutannya. 

BACA JUGA :  Inauguration Ijen Unesco Global Geopark,  Sebagai Kado Akhir Masa Jabatan Pemerintahan "SABAR"

“Ini dapat mendukung perekonomian di masyarakat terutama di masyarakat pedesaan,” kata Ahmad.

Menurut ahmad hal tersebut tidak akan mengganggu terhadap jenis usaha yang ada di bumdes.

“Ya tidak akan mengganggu terhadap itu justru ini akan memberikan dampak yang positif,” tukasnya.

ya harapannya ini dapat lebih mendorong Bagaimana peningkatan ekonomi di pedesaan.

“Ini kan murni dari Desa ya dari Desa tergantung desa masing-masing sesuai dengan jenis usahanya,” tukasnya. 

Sementara itu Camat Tenggarang Rifki Haryadi mengatakan, untuk anggaran dasar dan anggaran rumah tangganya akan diverifikasi oleh kemendes setelah selesai ada verifikasi atau revisi nanti diteruskan Kemenkumham.

BACA JUGA :  Pemdes Botolinggo Gandeng UMJ Gelar Pembentukan Desa Siaga Sehat Jiwa

“Kesulitan kita memang posisinya ini kan Transformasi dari SPNPM di mana ada proses pengalihan aset pengalihan SDM,” terangnya.

Rifky juga mengatakan, sesuai ketentuannya semua aset harus dijadikan sebagai asetnya nanti proses yang kedua pengelola PNPM juga otomatis sebagai pengelola di usaha-usaha yang sudah ada. 

“Dana bergulir ke masyarakat atau pinjaman itu tetap kita teruskan karena kemarin di Tahun 2022 kan nilai aset kita 2,2 m yang di bergulir di masyarakat nah ini informasi yang kemarin, kita pada saat rapat usaha yang akan dirintis itu di percetakan dan ATK jadi jual beli ATK,” pungkasnya. (Yus)