Tim Gabungan Perhutani Bondowoso Terus Lakukan Pencegahan Gukamhut

Bondowoso, ENEWS.CO.ID – Upaya pencegahan dalam rangka antisipasi dini kemungkinan terjadinya gangguan keamanan hutan (Gukamhut) terus dilakukan oleh jajaran Perhutani sesuai dengan instruksi Ir. Ronny Merdyanto S.Hut Administratur Kepala kesatuan Pemangkuan Hutan (KKPH) Perhutani Bondowoso.

Demikian halnya yang dilakukan oleh Rus Yahya kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Sumber Wringin BKPH Sukosari dalam giat Patroli gabungan antisipasi Gukamhut dengan melibatkan Forkopimcam Sumber Wringin, LMDH dan tokoh masyarakat, Kamis (02/11/2023).

Pencegahan dini untuk menghindari Gukamhut harus kita lakukan.

BACA JUGA :  Polres Bondowoso Meringankan Beban Masyarakat Bagikan Sembako Dampak Kenaikan BBM

“Untuk itu hari ini saya bersama Camat, Kapolsek, Danposramil Sumber Wringin, LMDH dan tokoh masyarakat melaksanakan patroli gabungan ke kawasan hutan petak 38, 56, 60 dan 61 sekaligus pemasangan plang himbauan serta larangan membakar dan menebang atau merusak pohon yang berada dalam kawasan hutan,” terang Rus Yahya KRPH Sumber Wringin.

Senada disampaikan Wisnu Hartono S.Sos MM camat Sumber Wringin yang di dampingi
AKP Yunaryanto Kepala kepolisian sektor (Kapolsek) dan Peltu Untung Subagyo Komandan Pos Koramil (Danposramil) menyepakati, pihaknya dari Jajaran Forkopimcam siap memberikan dukungan pada petugas Perhutani untuk mencegah Gukamhut.

BACA JUGA :  Jalin Keakraban, Babinsa Koramil Tapen Masak dan Makan Bersama dengan Warga

“Dan jajaran Polsek Sumber Wringin juga siap melakukan tindakan hukum jika ditemukan adanya tindak pidana kejahatan terhadap kawasan hutan sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku,” tegas Wisnu

Dihubungi terpisah, mewakili Administratur, Anton Sujarwo S.Hut Wakil Administratur Bondowoso Selatan sangat mengapresiasi langkah tepat oleh petugasnya dilapangan.

BACA JUGA :  Kodim 0822 Bondowoso Bagikan Bingkisan Lebaran kepada Prajurit dan PNS

“Saya berharap sinergitas petugas Perhutani dengan Forkopimcam dan stakeholder yang ada terus berjalan dengan baik dan berkesinambungan, sehingga akan tercipta situasi yang kondusif dan hutan dapat memberikan fungsi dan manfaat secara lestari untuk masyarakat,” tutup Anton.

Dari pantauan media giat patroli gabungan berakhir di petak 61 blok curah Walut untuk memastikan larangan pengambilan batu dan pasir berjalan baik dan tidak dilanggar oleh masyarakat. (Yus)