Mabuk dan Aniaya Tetangga, ZS Ditangkap Polsek Karangrejo

banner 468x60

TULUNGAGUNG, eNews.co.id – Tidak terima ditegur, ZS (38) melakukan penganiayaan terhadap tetangga kampungnya sendiri yang berinisial S disebuah warung ruko Dusun Blimbing Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (08/07/2023) sekira pukul 23.30 WIB.

Akibat kejadian tersebut, korban langsung melapor ke Polsek Karangrejo Polres Tulungagung. Mendapati laporan dari korban, anggota Unit Reskrim Polsek Karangrejo langsung bergegas melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Karangrejo, Iptu Neni Endah, S.H., yang dilantik sebagai Kapolsek Karangrejo pada Sabtu, 8 Juli 2023 membenarkan kejadian tersebut. Dimana, saat kejadian, korban tengah bermain kartu TKP untuk hiburan.

BACA JUGA :  Terungkap! Pembunuhan Gadis Desa Junjung Sumbergempol Tulungagung, Motif Pelaku Sakit Hati

“Tak berselang lama, pelaku datang dengan kondisi mabuk dan mengumpat korban beserta 2 temannya (saksi). Karena suasana yang tidak nyaman, akhirnya korban menegur dan memperingatkan pelaku agar tidak membuat gaduh,” ucap Iptu Neni.

BACA JUGA :  Wujud Syukur, Bersih Kecamatan Kedungwaru Gelar Wayang Kulit Dengan Lakon Gatutkoco Nagih Janji

Tak terima atas teguran tersebut, pelaku tiba – tiba kalap dan mengambil sebuah gelas dan dilempar ke korban. Namun, gelas tersebut terjatuh dan pecah.

“Bukannya berhenti, pelaku malah mengambil pecahan gelas tersebut dan melemparkannya ke arah korban. Pecahan gelas yang dilempar korban mengenai paha sebelah kanan korban hingga menimbulkan luka,” terang Kapolsek Karangrejo.

BACA JUGA :  Ibu Rumah Tangga Ditangkap Oleh Jajaran Satreskrim Polres Bondowoso, Ini Penyebabnya

Usai menangkap pelaku pada Kamis (13/72023), petugas langsung melakukan penyidikan serta menjebloskan pelaku ke dalam sel tahanan Polsek Karangrejo dijerat dengan Pasal 351 KUHP.

“Selain sudah menahan pelaku, penyidik juga sudah meminta keterangan beberapa saksi serta mengamankan barang bukti berupa pecahan gelas dan tisu yang ada noda darah korban,” pungkasnya. (Parno)